Platinum Ads
anep-enterprise anep-enterprise
Israk Mikraj

Friday

Renungan Ramadhan

Salam..

Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan keatas kamu ibadah puasa sepertimana ia telah diwajibkan kepada umat sebelum kamu, agar kamu semakin bertaqwa. (Al-Baqarah: 183)

Kita sudah biasa mendengar ayat tersebut.. dan tentunya kita semua sedar bahawa puasa yang sedang kita laksanakan bukan sekadar adat yang semata-mata dilakukan bila menjelang bulan Ramadan. Ia adalah ibadah yang mempunyai objektif menjadikan kita insan yang lebih bertaqwa. Setiap daripada kita hendaklah memahami matlamat ini dan mempunyai keazamaan untuk mencapainya. Tetapi apakah taqwa yang hendak kita capai sebenarnya.. apakah taqwa itu?

Taqwa berasal dari perkataan waqa–yaqi–wiqoyah yang ertinya memelihara. Hujahnya ialah ayat Al Quran bermaksud:

“Wahai orang-orang yang beriman, hendaklah kamu memelihara diri kamu dan keluarga kamu dari api Neraka.” (At Tahrim: 6)

Taqwa yang sesungguhnya mesti boleh melindungi kita dari amarah Allah dan hukuman-Nya. Taqwa bererti sikap hati-hati seorang untuk menjaga dirinya dari setiap perbuatan yang dikerjakan atau dia tinggalkan yang boleh mengakibatkan murka Allah menimpanya. Dengan sikap taqwa ini seorang itu memiliki kesedaran untuk sentiasa ingat Allah bahawa apapun yang dia lakukan, pasti akan disoal dihadapan Allah kelak.

Untuk lebih memahami tentang persoalan taqwa ini, marilah kita hayati maksud terjemahan salah satu surah dalam Al-quran yang membicarakan tentang kiamat iaitu Al-Haaqqah: 1-52.

[1] ‘Al-haqqah’ (Saat yang tetap berlaku itu)

[2] Apakah dia sifat dan keadaan saat yang tetap berlaku itu?

[3] Dan apa jalannya engkau dapat mengetahui tentang sifat dan keadaan saat yang tetap berlaku itu? (Saat itu ialah hari kiamat).

[4] Kaum Thamud dan Aad telah mendustakan hari (kiamat) yang menggempar dan mengharukan itu.

[5] Maka (masing-masing menerima azab dunianya) - adapun Thamud (kaum Nabi Soleh), maka mereka telah dibinasakan dengan (petir) yang melampau dahsyatnya.

[6] Adapun Aad (kaum Nabi Hud), maka mereka telah dibinasakan dengan angin ribut yang kencang, yang melampau kencangnya, -

[7] Yang diarahkannya menyerang mereka tujuh malam lapan hari terus-menerus; (kalaulah engkau menyaksikannya) maka engkau akan melihat kaum itu bergelimpangan mati, seolah-olah mereka: batang-batang pohon kurma yang (tumbang dan) lompang.

[8] Dengan yang demikian, dapatkah engkau melihat lagi sisa-sisa mereka (yang masih hidup)?

[9] Dan (selain dari mereka) datanglah Firaun, dan orang-orang yang terdahulu daripadanya, serta penduduk negeri-negeri yang telah ditunggang balikkan - dengan melakukan perkara-perkara yang salah.

[10] Iaitu masing-masing menderhaka kepada Rasul (yang diutuskan oleh) Tuhan mereka, lalu Allah menyeksa mereka dengan azab yang sentiasa bertambah.

[11] Sesungguhnya Kami, - ketika air (banjir) melampaui hadnya (serta menenggelamkan gunung-ganang), - telah mengangkut (serta menyelamatkan nenek moyang) kamu ke dalam bahtera Nabi Nuh (yang bergerak laju pelayarannya).

[12] (Kami lakukan yang demikian) untuk Kami jadikan peristiwa itu satu pelajaran bagi kamu, dan untuk didengar serta diambil ingat oleh telinga (orang-orang) yang mahu menerima pengajaran.

[13] Kemudian (ketahuilah bahawa) apabila ditiup Sangkakala dengan sekali tiup, -

[14] Dan bumi serta gunung-ganang diangkat (dari tempatnya) lalu dihancurkan keduanya dengan sekali hancur, -

[15] Maka pada saat itu berlakulah hari kiamat, -

[16] Dan terbelahlah langit, lalu menjadilah ia pada saat itu reput (dan runtuh),

[17] Sedang malaikat-malaikat (ditempatkan) mengawal segala penjurunya, dan Arasy Tuhanmu pada saat itu dipikul oleh lapan malaikat di atas malaikat-malaikat yang mengawal itu.

[18] Pada hari itu, kamu semua dihadapkan (untuk hitungan amal); tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi (kepada Allah) dari perkara-perkara kamu yang tersembunyi.

[19] Maka sesiapa yang diberikan menerima Kitab amalnya dengan tangan kanannya, maka ia akan berkata (dengan sukacitanya kepada sesiapa yang ada di sisinya): ` Nah! Bacalah kamu Kitab amalku ini!

[20] "Sesungguhnya aku telah mengetahui dengan yakin, bahawa aku akan menghadapi hitungan amalku (pada hari yang ditentukan)!"

[21] Maka (dengan itu) tinggalah dia dalam kehidupan yang senang lenang lagi memuaskan, -

[22] Di dalam Syurga yang tinggi (darjatnya), -

[23] Buah-buahannya dekat untuk dipetik.

[24] (Masing-masing dipersilakan menikmatinya dengan dikatakan): "Makan dan minumlah kamu makanan dan minuman sebagai nikmat yang lazat dan baik kesudahannya, dengan sebab (amal-amal soleh) yang telah kamu kerjakan pada masa yang lalu (di dunia)!"

[25] Adapun orang yang diberikan menerima Kitab amalnya dengan tangan kirinya, maka ia akan berkata (dengan sesalnya): "Alangkah baiknya kalau aku tidak diberikan Kitab amalku, -

[26] "Dan aku tidak dapat mengetahui hitungan amalku.

[27] "Alangkah baiknya kalau kematianku di dunia dahulu, menjadi kematian pemutus (yang menamatkan kesudahanku, tidak dibangkitkan lagi); -

[28] "Harta kekayaanku tidak dapat menolongku sedikitpun; -

[29] kekuasaanku (dan hujjah-hujjahku membela diri), telah binasa dan hilang lenyap dariku".

[30] (Lalu diperintahkan malaikat penjaga neraka): "Tangkaplah orang yang berdosa itu serta belenggulah dia, -

[31] "Kemudian bakarlah dia di dalam neraka Jahiim; -

[32] "Selain dari itu, masukkanlah dia dalam (lingkaran) rantai besi yang ukuran panjangnya tujuh puluh hasta, (dengan membelitkannya ke badannya)!

[33] "Sesungguhnya dia dahulu tidak beriman kepada Allah Yang Maha Besar,

[34] "Dan dia juga tidak menggalakkan (dirinya dan orang lain) memberi makanan (yang berhak diterima oleh) orang miskin.

[35] "Maka pada hari ini, tidak ada baginya di sini (seorangpun dari) kaum kerabat serta sahabat handai (yang dapat menolongnya), -

[36] "Dan tidak ada makanan (baginya) melainkan dari darah dan nanah,

[37] "Yang tidak memakannya melainkan orang-orang yang berdosa".

[38] Maka Aku bersumpah: Demi segala (yang nyata) yang kamu melihatnya, -

[39] Dan segala (yang ghaib) yang kamu tidak melihatnya, -

[40] Bahawa sesungguhnya Al-Quran itu ialah (wahyu dari Kami) yang disampaikan oleh Rasul yang mulia.
[41] Dan bukanlah Al-Quran itu perkataan seorang penyair (sebagaimana yang kamu dakwakan. Tetapi sayang!) amatlah sedikit kamu beriman.
[42] Dan juga bukanlah Al-Quran itu perkataan seorang pawang (sebagaimana yang kamu katakan. Tetapi sayang!) amatlah sedikit kamu mengambil peringatan.
[43] (Al-Quran itu) diturunkan dari Allah Tuhan sekalian alam.
[44] Dan kalaulah (Nabi Muhammad yang menyampaikan Al-Quran itu) mengatakan atas nama Kami secara dusta - sebarang kata-kata rekaan, -
[45] Sudah tentu Kami akan menyentapnya, dengan kekuasaan Kami, -
[46] Kemudian sudah tentu Kami akan memutuskan tali jantungnya (supaya ia mati dengan serta-merta);
[47] Maka tidak ada seorangpun di antara kamu yang dapat menghalang (tindakan Kami itu) daripada menimpanya.
[48] Dan sesungguhnya (Al-Quran) itu tetap menjadi peringatan bagi orang-orang yang bertaqwa.
[49] Dan sesungguhnya Kami sedia mengetahui bahawa ada di antara kamu yang mendustakan (Al-Quran, maka Kami akan membalasnya).
[50] Dan sesungguhnya Al-Quran itu sudah tentu akan menyebabkan penyesalan bagi orang-orang yang kafir (semasa mereka menerima balasan).
[51] Dan sesungguhnya Al-Quran itu adalah kebenaran yang diyakini (dengan seyakin-yakinnya).
[52] Oleh itu bertasbihlah dengan memuji nama Tuhanmu Yang Maha Besar.

Ramadhan sudah masuk 1/10 bahagian,

Tinggal lagi 9/10 yang masih tinggal,

Begitu cepat berlalu meninggalkan,

Jika terleka, nanti kitakan menyesal.

Semuga peringatan ini bermanfaat untuk diri saya dan rakan-rakan semua. Sekian terima kasih.

Cola

Rahsia Cola yang kita tidak tahu selama ini...
mari kita tengok sapa yang kenaaaaa....

Rumah berusia 700 thn di Iran




Perjanjian Dahulu

Untuk tatapan ketika waktu rehat....

Download:
Link 1 - Perjanjian Dahulu
Link 2 - Perjanjian Dahulu

Selamat berbuka...

Sunday

Selamat Berpuasa Mencapai Ketaqwaan

Assalamu'alaikum

Firman Allah SWT - surah Al-Bagarah 183 yang bermaksud:

"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa"


Semoga dengan limpah rahmat dan rezeki anugerah Allah SWT akan kita manfaatkan untuk kesealamatan dan kebahagian dunia akhirat. Dunia fana ini adalah ladang subur bagi yang ber'amal soleh dan melakukan kemungkaran. Dengan akal dan bimbingan daripada RasulNya, Nabi Muhammad s.a.w., maka sebaik-baik pilihan yang bijaksana ialah mengabdikan diri hanya kepada Allah SWT dengan mematuhi dan mencontohi Nabi Muhammad s.a.w. Jauhi dan hindari diri daripada menjadi pak turut kepada hasutan iblis dan manusia yang selesa melakukan kemungkaran.

Firman Allah SWT - surah Al-Asry yang bermaksud:

"Demi masa, sesungguhnya manusia itu dalam kerugian kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran."


Selamat mengerjakan ibadat puasa dengan mendapat kerahmatan, keampunan dan kelepasan azab neraka. Ma'af zahir dan batin daripada Blog@nepster.


Wasallam.

Wednesday

H1N1 worldwide stats

To know the latest statistics about H1N1 in your country?
Concern about this pandemic?

Yes, you can go to the following link...

Go to:
http://www.flucount.org/

"Katakan Tak Nak pada H1N1"
"Say No to H1N1
"

Senarai Hospital Khas (Designated Hospital) Kerajaan Untuk Merawat Kes-Kes Influenza A(H1N1)

PERLIS

HOSPITAL TUANKU FAUZIAH, KANGAR
Jalan Kolam, 01000 Kangar.
No. Telefon : 04-9763333
No. Fax : 04-9767237

KEDAH

HOSPITAL SULTANAH BAHIYAH
KM 6, Jalan Langgar
05460 Alor Setar
No. Telefon : 04-7406233
No. Fax : 04-7350232/0233

HOSPITAL KULIM
Jalan Mahang
09000 Kulim
No. Telefon : 04-4272733
No. Fax : 04-4900760

HOSPITAL LANGKAWI
Bukit Teguh
07000 Langkawi
No. Telefon : 04-9663333
No. Fax : 04-9660121

PULAU PINANG

HOSPITAL PULAU PINANG
Jalan Residensi
10990
No. Telefon : 04-2225333
No. Fax : 04-2281737
http://hpp.moh.gov.my

PERAK

HOSPITAL RAJA PERMAISURI BAINUN
Jalan Hospital
30450 Ipoh
No. Telefon : 05-2533333/ 2536052
No. Fax : 05-2531541

HOSPITAL SLIM RIVER
35800 Slim River
No. Telefon : 05-4526467
No. Fax : 05-4526697

SELANGOR

HOSPITAL TENGKU AMPUAN RAHIMAH KLANG
41200 Klang
No. Telefon : 03-33757000
No. Fax : 03-33749557
HOSPITAL SUNGAI BULOH
47000 Sungai Buloh
No. Telefon : 03-61454333
No. Fax : 03-61454222

NEGERI SEMBILAN

HOSPITAL TUANKU JAAFAR
Jalan Rasah
70300 Seremban
No. Telefon : 06-7623333/ 7684000
No. Fax : 06-7625771
http://www.htjs.gov.my

MELAKA

HOSPITAL MELAKA
Jalan Mufti Haji Khalil
75400 Melaka
No. Telefon : 06-2822344
No. Fax : 06-2841590

JOHOR

HOSPITAL SULTANAH AMINAH
80100 Johor Bahru
No. Telefon : 07-2257000
No. Fax : 07-2242694
http://hsajb.moh.gov.my

HOSPITAL BATU PAHAT
Jalan Kluang
83000 Batu Pahat
No. Telefon : 07-4341999/ 4340654
No. Fax : 07-4322544

PAHANG

HOSPITAL TENGKU AMPUAN AFZAN
Jalan Tanah Putih
25100 Kuantan
No. Telefon : 09-5133333
No. Fax : 09-5142712
http://htaa.moh.gov.my

HOSPITAL SULTAN AHMAD SHAH, TEMERLOH
Jalan Maran
28000 Temerloh
No. Telefon : 09-2955333
No. Fax : 09-2972468
http://hoshas.moh.gov.my

TERENGGANU

HOSPITAL SULTANAH NUR ZAHIRAH
Jalan Sultan Mahmud
20400 Kuala Terengganu
No. Telefon : 09-6212121
No. Fax : 09-6221820

KELANTAN

HOSPITAL RAJA PEREMPUAN ZAINAB II
Jalan Hospital
15000 Kota Bharu
No. Telefon : 09-7452000
No. Fax : 09-7486951
http://hrpz2.moh.gov.my

HOSPITAL TUMPAT
Jalan Kelaburan
16200 Tumpat
No. Telefon : 09-7257533
No. Fax : 09-7257082

W.P. KUALA LUMPUR

HOSPITAL KUALA LUMPUR
No. Telefon : 03-26155555
No. Fax : 03-26911681
http://www.hkl.gov.my

INSTITUT PERUBATAN RESPIRATORI
Jalan Pahang
50586 Kuala Lumpur
No. Telefon : 03-40232966 (IPR)
No. Fax : 03-40218807 (IPR)

PUSAT PERUBATAN UNIVERSITI MALAYA
Lembah Pantai,
59100, Kuala Lumpur.
No. Telefon : 03-79494422
No. Fax: 03-79572253
Email : ummc@ummc.edu.my

SARAWAK

HOSPITAL UMUM SARAWAK
Jalan Tun Ahmad Zaidi Adruce
93586 Kuching
No. Telefon : 082-276666
No. Fax : 082-242751
http://hus.moh.gov.my

HOSPITAL SIBU
Batu 5 1/2, Jalan Ulu Oya
96000 Sibu
No. Telefon : 084-343333
No. Fax : 084-337354

HOSPITAL MIRI
Jalan Cahaya Lopeng
98000 Miri
No. Telefon : 085-420033
No. Fax : 085-416514
http://hmiri.moh.gov.my

HOSPITAL BINTULU
Lebuhraya Abg Galau
97000 Bintulu
No. Telefon : 086-255899
No. Fax : 086-255866

SABAH

HOSPITAL QUEEN ELIZABETH, KOTA KINABALU
88586 Kota Kinabalu
No. Telefon : 088-218166
No. Fax : 088-318605
http://qeh.moh.gov.my

HOSPITAL DUCHESS OF KENT, SANDAKAN
KM 3.2 Jalan Utara
90000 Sandakan
No. Telefon : 089-212111
No. Fax : 089-213607
http://hdok.moh.gov.my

HOSPITAL TAWAU
91000 Tawau
No. Telefon : 089-773533
No. Fax : 089-778626

W.P. LABUAN

HOPITAL LABUAN
87020 Labuan
No. Telefon : 087-423922/ 423919
No. Fax : 087-423928
http://hlabuan.moh.gov.my

Info Influenza

Soalan-soalan lazim


1.

Apakah yang anda perlu tahu berkaitan dengan jangkitan pernafasan?

Terdapat beberapa jenis jangkitan pernafasan yang sering berlaku dalam kalangan masyarakat iaitu

  • Seasonal Flu / selesema bermusim/ influenza like illness ( ILI )
    1. Disebabkan oleh pelbagai jenis virus influenza yang telah sedia ada di dalam persekitaran
    2. Gejala utama adalah demam dan batuk atau sakit tekak serta hidung berair, hidung tersumbat, sakit otot, sakit kepala, menggigil (chills) dan keletihan. Gejala-gejala ini juga dikenali sebagai gejala influenza-like-illness ( ILI )
    3. Kebiasaanya jangkitan ini sembuh dengan sendiri dalam tempoh dua minggu dan pesakit akan memperolehi imuniti terhadap jangkitan ini
    4. Jangkitan ini adalah lebih berbahaya jika ia berlaku dalam kalangan inidividu yang mempunyai penyakit sampingan yang lain seperti asthma, diabetes, penyakit paru-paru kronik , obesiti dan kegagalan organ.
  • Common Cold
    1. Disebabkan oleh berbagai jenis virus
    2. Gejala utama adalah hidung tersumbat/hidung berair/bersin/sakit tekak/gatal tekak/batuk dan pesakit mungkin mengalami demam
    3. Gejala ini lebih ringan daripada seasonal flu dan biasanya pesakit sembuh dalam masa 3-10 hari
  • Pharyngitis / radang tekak
    1. Kebiasaannya ia disebabkan oleh jangkitan bakteria atau virus di bahagian tekak
    2. Gejala utama adalah sakit tekak dan demam
    3. Kebiasaannya ia memerlukan rawatan antibiotik dan rawatan simptomatik seperti ubat demam/sakit tekak dan sebagainya
  • Pneumonia/ jangkitan paru-paru
    1. Kebiasaanya ia disebabkan oleh jangkitan bakteria atau virus di dalam paru-paru
    2. Gejala utama adalah demam/batuk berkahak/sukar bernafas
    3. Pesakit perlu mendapat rawatan di hospital



2.

Apakah itu penyakit Influenza A (H1N1)?

Influenza A (H1N1) adalah sejenis penyakit berjangkit pada saluran pernafasan yang disebabkan oleh virus influenza A(H1N1).

Virus influenza ini adalah sejenis virus yang baru dan terhasil daripada reassortment (percampuran) genetik virus influenza babi, burung dan manusia.

Lagi...



3.

Kenapa virus baru H1N1 ini sering dikaitkan dengan “swine flu” (selesema babi)?

Virus ini dikenali sebagai selesema babi (swine flu) kerana berdasarkan ujian awal makmal ia menunjukkan kebanyakan gen virus ini adalah sama seperti gen virus selesema babi yang berasal dari Amerika Utara.

Walau bagaimanapun kajian terperinci menunjukkan bahawa ia adalah sejenis virus baru yang berbeza dengan virus selesema babi sedia ada.



4.

Negara mana yang dilanda penyakit ini?

Maklumat yang ada pada masa ini menunjukkan bahawa kes yang terawal dijangkiti virus ini dilaporkan dari Mexico dan Amerika Syarikat pada April 2009 dan telah terus menular ke negara-negara lain.

Untuk maklumat terkini tentang negara-negara yang dilanda penyakit ini, sila rujuk laman web http://www.who.int/en



5.

Apakah gejala virus ini?

Gejala jangkitan virus influenza A(H1N1) adalah serupa dengan gejala selesema bermusim (influenza-like-illness) termasuk demam; batuk, sakit tekak dan gejala lain seperti selesema, sakit badan, sakit kepala, badan berasa sejuk dan lesu. Terdapat juga individu yang dijangkiti virus ini mengalami cirit-birit dan muntah.



6.

Bagaimana kita boleh dijangkiti?

Virus ini berjangkit apabila pesakit batuk atau bersin.

Titisan cecair pernafasan yang keluar akan terkena tangan pesakit, permukaan-permukaan (surfaces) atau tersebar ke udara. Seseorang boleh dijangkiti sama ada melalui pernafasan; melalui sentuhan dengan tangan pesakit atau menyentuh permukaan-permukaan yang tercemar dengan titisan cecair pesakit.



7.

Bolehkah saya dijangkiti virus H1N1 apabila memakan atau menyediakan babi?

Tidak. Virus H1N1 tidak berjangkit melalui makanan. Individu yang memakan babi atau produk babi tidak boleh dijangkiti oleh virus HIN1. Daging atau produk babi yang dikendalikan dan dimasak dengan betul (160°F/70°C) adalah selamat untuk dimakan.



8.

Apa yang perlu saya lakukan jika saya mengesyaki dijangkiti penyakit ini?

Sekiranya anda berasa tidak sihat atau mengalami gejala selesema:

  • Anda dinasihatkan untuk berada di rumah dan elakkan berada di tempat kerja, sekolah atau tempat sesak
  • Berehat dan meminum banyak air
  • Tutup mulut dan hidung bila batuk dan selesema dan, jika menggunakan tisu, buang tisu yang telah digunakan ke dalam tong sampah. Bersihkan tangan segera dengan sabun dan air atau bersihkan dengan bahan cuci berasaskan alkohol
  • Jika anda tidak mempunyai tisu ketika batuk atau bersin, tutup mulut dan hidung dengan dengan lengan dan siku anda
  • Gunakan mask bagi mengelakkan titisan cecair tersebar kepada orang lain di sekeliling anda. Pastikan anda memakai mask dengan cara yang betul
  • Maklumkan keluarga dan rakan mengenai masalah kesihatan yang anda alami dan elakkan berhubung rapat dengan orang lain
  • Seboleh-bolehnya, hubungi pihak kesihatan sebelum ke kemudahan kesihatan bagi membincangkan samada pemeriksaan kesihatan diperlukan
  • Jika perlu mendapatkan rawatan lanjut ataupun gejala bertambah teruk seperti demam dan batuk/sakit tekak yang berterusan hendaklah segera berjumpa doktor untuk pemeriksaan



9.

Berapa lamakah orang yang dijangkiti boleh menyebarkan virus ini?

Selagi mereka mempunyai gejala penyakit ini. Biasanya sehingga 7 hari dari tarikh mula mengalami gejala penyakit ini terutamanya semasa demam

Kanak-kanak boleh menyebarkan penyakit ini bagi tempoh yang lebih lama.



10.

Bagaimana anda boleh mengurangkan penularan jangkitan ini?

  • Social distancing iaitu menjarakkan kedudukan sekurang-kurangnya 1 meter dengan individu lain serta meminimumkan majlis perjumpaan
  • Adab batuk yang baik (cough etiquette)
  • Kebersihan tangan dengan mencuci cara betul dan lebih kerap
  • Pengudaraan dalam rumah yang baik
  • Kes-kes yang berkomplikasi atau yang berisiko tinggi perlu dirawat di hospital. Pendekatan ini akan memastikan impak negatif penularan pandemik dapat diminimakan
  • Mereka yang bergejala ringan, serta tiada masalah kesihatan, digalakkan berehat di rumah dan hanya perlu ke klinik atau hospital apabila gejala menjadi lebih berat.
  • Kehadiran banyak kes bergejala ringan ke klinik boleh membebankan keupayaan klinik untuk merawat kes-kes yang berisiko yang sebenarnya perlu diberi perhatian utama
  • Mereka yang bergejala perlu memakai mask termasuk mereka yang berisiko tinggi seperti pesakit asthma, obesiti, ibu mengandung, diabetes, dan penyakit kronik paru-paru
  • Majikan dan institusi perlu memantau kehadiran pekerja mereka termasuk mereka yang tidak hadir bertugas kerana sakit
  • Kejadian kes bersimptom influenza perlu dilaporkan segera kepada Pejabat Kesihatan Daerah yang terdekat



11.

Adakah terdapat vaksin khusus untuk melindungi diri daripada Influenza A (H1N1)?

Sehingga kini belum ada vaksin khusus untuk melindungi diri daripada Influenza A (H1N1). Walau bagaimanapun usaha-usaha penghasilan vaksin ini sedang jalankan.

Vaksin sedia ada pada masa ini adalah vaksin influenza bermusim yang TIDAK memberi perlindungan daripada jangkitan influenza A(H1N1).



12.

Terdapatkah ubat untuk merawat penyakit ini?

Buat masa ini terdapat dua jenis ubat antiviral iaitu oseltamivir (Tamiflu®) dan zanamivir (Relenza®) yang boleh digunakan untuk merawat penyakit ini. Ubat ini hanya diberikan kepada pesakit-pesakit yang dimasukkan ke hospital-hospital tertentu.



13.

Bolehkah antiviral ini mencegah jangkitan influenza A(H1N1) ?

Tidak. Orang ramai dinasihatkan untuk tidak membeli ataupun mengambil antiviral ini bagi tujuan untuk mencegah jangkitan. Pengambilan antiviral yang berleluasa boleh mengakibatkan terjadinya resistan terhadap ubat tersebut. Ini akhirnya mengakibatkan ubat tersebut tidak lagi berkesan untuk merawat jangkitan influenza.



14.

Bolehkah kita ke luar negara?

Buat masa ini, Kementerian Kesihatan menasihatkan kepada mana-mana individu yang ingin membuat perjalanan ke luar Negara terutamanya negara-negara yang terjejas supaya mengambil langkah-langkah pencegahan yang sesuai semasa berada di sana .

Sekiranya anda jatuh sakit sama ada semasa berada di luar Negara atau setelah kembali ke Malaysia , segera dapatkan rawatan doktor.



15..

Kawan saya baru pulang dari salah sebuah Negara yang terjejas, adakah beliau boleh terus hadir ke tempat kerja atau dikenakan tindakan kuarantin. Apakah yang patut saya lakukan sebagai rakan sekerja?

Sebagai seorang warga kerja yang bertanggungjawab, seseorang yang baru pulang dari luar Negara dan sihat tidak dikenakan tindakan kuarantin tetapi beliau perlu memantau kesihatan diri terutamanya gejala demam/batuk/sakit tekak/selesema.

Sekiranya individu tersebut berasa tidak sihat, beliau hendaklah berehat di rumah sekurang-kurangnya dalam tempoh 3-4 hari atau sehingga beliau pulih.

Sementara itu pihak majikan perlu menasihati pekerja mereka yang mempunyai gejala influenza untuk tidak hadir bagi mencegah penularan penyakit ini berlaku di tempat kerja dan menyebabkan keadaan menjadi lebih teruk.

Pihak majikan juga hendaklah melaporkan sebarang kejadian dalam kalangan pekerja bergejala influenza kepada Pejabat Kesihatan Daerah yang terdekat.

Mengikut Akta Keselamatan dan Kesihatan Pekerjaan (1994) majikan bertanggungjawab untuk memastikan keselamatan, kesihatan dan kebajikan pekerjanya. Dengan itu adalah menjadi tanggungjawab majikan untuk membenarkan pekerja yang mengalami gejala-gejala influenza-like-illness untuk berehat di rumah sehingga pulih supaya pekerja lain tidak terdedah kepada jangkitan Influenza A(H1N1) ini. Pekerja yang mengalami gejala-gejala influenza- like-illness juga berkewajipan untuk berehat di rumah sehingga pulih supaya pekerja lain tidak terdedah kepada jangkitan Influenza A(H1N1) ini.



16.

Anak saya belajar di salah sebuah institusi/ sekolah yang mempunyai kejadian influenza A(H1N1), apakah yang perlu saya lakukan?

Sekiranya institusi/sekolah ditutup untuk tempoh tertentu, anak tuan hendaklah sentiasa berada di rumah dan memantau kesihatan diri. Pada masa yang sama pihak sekolah tidak dibenarkan untuk mengadakan sebarang aktiviti di dalam tempoh penutupan tersebut

Jika anak tuan mempunyai gejala selesema (influenza-like-illness) yang ringan, beliau perlu sentiasa mengamalkan langkah pencegahan di rumah di samping memantau kesihatan diri menggunakan Panduan menilai tahap kesihatan diri di rumah. Sekiranya gejala berterusan dan bertambah teruk, anak tuan perlu mendapatkan rawatan doktor.

Sekiranya institusi/sekolah anak tuan tidak ditutup, beliau dinasihatkan untuk mengamalkan langkah-langkah pencegahan bagi mengelakkan jangkitan tersebut



17.

Adakah sekolah yang ditutup perlu dibasmi kuman sebelum dibuka semula?

Tidak. Pada umumnya sekolah akan ditutup dalam tempoh seminggu. Perlu diketahui bahawa virus H1N1 ini hanya dapat bertahan di persekitaran dalam tempoh 48 jam..



18.

Apakah yang dimaksudkan dengan penutupan sekolah?

Apabila sesebuah sekolah harian ditutup kerana jangkitan influenza A(H1N1), ia bermakna semua kakitangan termasuk guru dan lain-lain kakitangan sokongan serta pelajar dikehendaki untuk berada di rumah.

Ia bertujuan bagi mencegah penularan jangkitan dan seterusnya memastikan individu yang mengalami gejala-gejala influenza-like-illness untuk berehat di rumah sehingga pulih supaya orang lain tidak terdedah kepada jangkitan Influenza A(H1N1) ini.



19.

Kalau seseorang pesakit positif H1N1 dan telah sembuh, adakah beliau boleh hadir ke tempat kerja seperti biasa?

Ya, beliau boleh hadir ke tempat kerja seperti biasa. Secara umumnya seseorang pesakit yang telah mendapat rawatan lengkap, tidak akan menjangkiti orang lain.



20.

Bolehkah saya mendapatkan refund ticket sekiranya saya ingin membatalkan perjalanan ke Negara yang terjejas.

Sekiranya anda ingin membatalkan tiket penerbangan sila dapatkan pengesahan kesihatan daripada doktor yang berdekatan. Perlu diingatkan bahawa individu yang mempunyai penyakit sampingan yang lain mempunyai risiko yang lebih tinggi untuk mendapat jangkitan influenza A(H1N1) yang lebih teruk.



21.

Apakah yang dimaksudkan dengan jangkitan manusia yang berterusan (sustained human to human transmission)?

Penularan jangkitan influenza A(H1N1) berlaku secara berterusan dalam kalangan manusia dan punca jangkitan tersebut tidak dapat dikenalpasti



22.

Apakah yang dimaksudkan dengan Fasa Mitigasi

Aktiviti mitigasi adalah tindakan membendung wabak pandemik H1N1 di Malaysia dengan memperkukuhkan langkah-langkah pencegahan dan kawalan seperti mengamalkan kebersihan diri, kerap mencuci tangan dan mengamalkan adab batuk yang sesuai.

Strategi utama fasa ini adalah untuk mengurangkan kesengsaraan dan kematian akibat penyakit ini, melambatkan jangkitan penyakit dan mengurangkan kesan terhadap gangguan perkhidmatan utama.

Lagi...



23.

Berapa lama virus ini boleh hidup di atas permukaan objek? (seperti buku dan tombol pintu)?

Kajian menunjukkan virus influenza boleh bertahan pada permukaan objek dan menjangkiti orang antara tempoh 2 hingga ke 8 jam.



24.

Apa yang boleh memusnahkan virus influenza?

Virus influenza boleh dimusnahkan dengan kepanasan [75-100°C]. Selain itu, bahan kimi pemusnah kuman, termasuk klorin, hirogen peroksida, bahan cuci (sabun), iodophors (antiseptik berasaskan iodin), dan alkohol adalah berkesan terhadap virus influenza, jika digunakan dengan sukatan dan tempoh masa yang betul. Sebagai contoh, bahan pengelap atau jel beralkohol boleh digunakan untuk membersihkan tangan. Jel ini perlu digosok pada tangan sehingga ia kering.



25.

Apakah permukaan objek yang mudah menjadi punca jangkitan?

Kuman boleh merebak apabila seseorang menyentuh objek yang dijangkiti kuman dan kemudiannya menyentuh mata, hidung atau mulut. Titisan cecair (batuk atau bersin) daripada individu yang dijangkiti tersebar melalui udara. Kuman boleh tersebar bila seseorang menyentuh titisan cecair pernafasan pesakit yang terlekat pada permukaan objek seperti meja, sebagai contoh, dan kemudiannya memegang mata, hidung atau mulut mereka sendiri sebelum membasuh tangan.



26.

Adakah pekerja asing yang baru pulang daripada tanah air mereka perlu menjalani saringan atau pemeriksaan kesihatan?

Tidak. Pihak majikan perlu menasihatkan mereka untuk mengamalkan langkah pencegahan dan memaklumkan kepada majikan jika mengalami gejala influenza-like illness.

Bagi maklumat lanjut, sila hubungi Bilik Gerakan CPRC Kebangsaan, Kementerian Kesihatan Malaysia di talian 03–8881 0200/0300 atau e-mel ke cprc@moh.gov.my

Fakta Mengenai Virus Influenza A (H1N1)


Virus influenza A (H1N1) adalah virus baru dan semua orang tiada daya ketahanan kepada jangkitan ini. Vaksin bagi melindungi jangkitan juga belum ada. Jika penularan dalam komuniti tidak dikawal dengan baik, penyakit yang mudah menular ini (contangious) akan merebak dengan cepat serta melibatkan kejadian kes-kes yang tinggi atau banyak dan jika keadaan ini tidak terkawal kejadian kes berkomplikasi akan berlaku termasuk kematian.

Sebagaimana yang dilaporkan sebelum ini, untuk membendung wabak pandemik di Malaysia (to slow down the spread), aktiviti kawalan dan pencegahan yang sedia-ada akan diteruskan melalui langkah-langkah pencegahan dan mitigasi. Langkah pencegahan dan mitigasi ini perlu diambil bagi memastikan kes-kes yang berisiko dikenal pasti dan diambil tindakan awal untuk mengelakkan komplikasi. Orang ramai adalah diminta untuk sama-sama mengambil bahagian dalam menangani pandemik ini.

Aktiviti-aktiviti yang sedia ada akan dikaji dari masa ke semasa untuk memastikan pelaksanaan aktiviti kawalan dan pencegahan yang cekap dan berkesan agar penularan kes di Malaysia dapat dikurangkan ke tahap yang minima.

Apa itu Fasa Mitigasi (Peredaan)

Aktiviti mitigasi adalah tindakan membendung wabak pandemik H1N1 di Malaysia dengan memperkukuhkan langkah-langkah pencegahan dan kawalan seperti mengamalkan kebersihan diri, kerap mencuci tangan dan mengamalkan adab batuk yang sesuai.

Strategi utama fasa ini adalah untuk mengurangkan kesengsaraan dan kematian akibat penyakit ini, melambatkan jangkitan penyakit dan mengurangkan kesan terhadap gangguan perkhidmatan utama.

Siapakah yang berisiko tinggi akibat jangkitan Influenza A (H1N1)?

  1. Kanak-kanak berusia kurang 5 tahun
  2. Individu berusia 65 tahun dan ke atas
  3. Kanak-kanak dan remaja (<>
  4. Wanita mengandung
  5. Dewasa dan kanak-kanak dengan asma, penyakit pernafasan kronik obstruktif, kegagalan organ, penyakit kardiovascular, hepatik, heamatologikal, neurologik, neuromuscular atau masalah metabolik seperti Diabetes Mellitus
  6. Dewasa dan kanak-kanan yang mengalami daya ketahanan yang rendah (immunosuppression)
  7. Individu yang menginap di rumah kebajikan dan institusi penjagaan yang lain

Peranan Masyarakat Semasa Fasa Mitigasi

Masyarakat perlu mengetahui cara virus ini merebak.

  • Influenza A (H1N1) virus berjangkit dari manusia kepada manusia melalui titisan cecair, (yang dikeluarkan semasa bercakap, batuk atau bersin).
  • Mana-mana individu yang berhubung rapat (lebih kurang 1 meter) dengan individu yang mengalami gejala selesema (demam, bersin, batuk, hidung berair, menggigil, sakit sendi dan lain-lain adalah berisiko untuk mendapat jangkitan penyakit akibat dari titisan cecair.
  • Oleh itu, masyarakat perlu mengambil langkah pencegahan berikut:
    1. Amalkan kebersihan diri dan adab batuk yang betul
    2. Amalkan kawalan jangkitan sama ada di rumah, tempat kerja atau pengangkutan awam
    3. Peranan penutup mulut dan hidung (mask) dalam masyarakat
      • Tiada bukti kukuh mengenai keberkesanan memakai mask di tempat awam. Namun, ia telah digunakan dalam ruang yang sesak/tertutup apabila berhubung dengan individu yang mengalami gejala selesema
      • Individu boleh memakai penutup mulut dan hidung (surgical mask) di rumah dan di kalangan masyarakat, terutamanya jika mereka berhubung rapat dengan individu yang mengalami gejala influenza, contohnya semasa menjaga ahli keluarga yang sakit.
      • Penggunaan mask membolehkan individu yang mengalami gejala influenza untuk menutup mulut dan hidung mereka bagi menghalang titisan cecair dari tersebar, salah satu kaedah adab batuk yang betul/baik.
      • Surgical mask juga disyorkan kepada golongan yang berisiko tinggi apabila berada di kawasan yang sesak.

· Pesakit dinasihatkan untuk tinggal di rumah, elakkan berhubung rapat dengan ahli keluarga yang lain serta mengambil langkah kawalan dan pencegahan dari menjangkiti mereka yang menjaga pesakit.

· Sekiranya gejala influenza semakin teruk, pesakit hendaklah SEGERA mendapatkan rawatan di hospital.

· Sekiranya individu yang tergolong dalam kumpulan yang berisiko tinggi mengalami gejala influenza, segera dapatkan rawatan awal

· Elakkan berada di kawasan sesak dan seboleh-bolehnya tangguhkan/ batalkan / kurangkan menghadiri majlis keramaian

· Dapatkan maklumat terkini mengenai situasi semasa dari sumber yang boleh dipercayai seperti Kementerian Kesihatan Malaysia dan Pertubuhan Kesihatan Sedunia (WHO)

Tawaran Hebat Bulan Ramadhan

Friday

Pesanan dari AJK Surau Astro (HINI)

Lapuran rasmi Kementerian Kesihatan Malaysia setakat 6 Ogos 2009, jam 8.00 pagi melapurkan sejumlah 14 kematian termasuk 3 kematian terbaru dan 16 kes baru (tempatan) direkodkan. Sejumlah 1,492 rakyat Malaysia telah dijangkiti.

574 (38%) merupakan kes import dan 918 (62%) kes jangkitan tempatan. Daripada jumlah ini, 1,421 kes (95%) telah sembuh. Bilangan kes jangkitan influenza A(H1N1) yang masih berada di Unit Rawatan Rapi adalah 11 orang. Manakala 43 kes sedang menerima rawatan antiviral di wad isolasi. Daripada 11 kes yang berada di Unit Rawatan Rapi, 5 daripada mereka mempunyai faktor risiko iaitu obesiti (2), post -delivery (1) dan bayi (2). Daripada 16 kes baru yang dilaporkan, sembilan (9) kes dirawat di wad dan 7 orang menerima rawatan pesakit luar.

Abdul Rahman bin Auf telah melaporkan bahawa Rasulullah SAW telah berkata:


"إِذَا سَمِعْتُمْ بِهِ بِأَرْضٍ، فَلاَ تَقْدَمُوا عَلَيْهِ. وَإِذَا وَقَعَ بِأَرْضٍ وَأَنْتُمْ بِهَا، فَلاَ تَخْرُجُوا فِرَاراً مِنْهُ"

Maksudnya:
“Apabila kamu mendapat tahu bahawa ia (wabak penyakit) itu telah melanda satu tempat, maka jangan kamu pergi ke tempat itu (yang telah dilanda wabak penyakit). Apabila ia (wabak penyakit) telah melanda tempat yang kamu sedang berada dalamnya, maka janganlah kamu keluar (dari tempat kamu) untuk melarikan diri daripadanya (wabak penyakit)”.
(Hadis diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim)

Islam telah lama mengajar umatnya supaya sentiasa mendahulukan membasuh tangan sebelum membuat apa-apa pekerjaan lain seperti sebelum makan dan minum, ketika mengambil wudhuk, selepas beristinjak, mandi, selepas bangun dari tidur dan sebagainya.

Daripada Abu Hurairah RA, bahawasanya Rasulullah SAW telah berkata:


"إذا توضأ أحدكم فليجعل في أنفه ثم لينثر، ومن استجمر فليوتر، وإذا استيقظ أحدكم من نومه فليغسل يده قبل أن يدخلها في وضوئه، فإن أحدكم لا يدري أين باتت يده"

Maksudnya:
“Apabila seseorang daripada kamu berwudhuk, maka hendaklah dia memasukkan air ke dalam hidungnya kemudian menghembuskannya, sesiapa yang melontar (jamrah) maka hendaklah dalam bilangan ganjil, apabila seseorang daripada kamu bangun dari tidurnya maka hendaklah dia membasuh tangannya sebelum memasukkan (tangannya) ke dalam bekas wudhuknya, (kerana) sesungguhnya kamu tidak tahu di mana d ia meletakkan tangannya (ketika tidur)”.
(Hadis direkodkan oleh Imam Bukhari)

 
Blog@nEp$ter
Direka oleh (hanif575)